Skmnuansanews.wordpress.com-Musi Rawas, Perluasan areal persawahan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan baik yang dibiayai pemkab setempat maupun pemerintah pusat pada 2010 mencapai 200 hektare. “Dari 200 hektare perluasan areal persawahan dalam beberapa kecamatan tersebut terdiri dari 50 hektare bersumber dari APBD Musi Rawas dan 150 hektare dari APBN,” kata kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Musi Rawas, Hendi UP, Senin. Perluasan areal persawahan tersebut kata dia bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan berkelanjutan dan lumbung pangan Sumsel, dengan besaran dana dari APBN Rp1,125 miliar untuk perluasan sawah seluas 150 hektare pada Kecamatan Sumber Harta dan Megang Sakti. Sedangkan luasan areal persawahan yang di biayai dari dana APBD Musi Rawas sebesar Rp439.437.590 dengan luas keseluruhan 50 hektare yang di pusatkan di Desa Babat, Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu. Hingga Oktober 2010 pengerjaan perluasan areal persawahan tersebut sudah selesai 100 persen, diharapkan nantinya dalam setiap kali musim panen setiap hektarenya akan menghasilkan 1,5-2 ton Gabah Kering Giling (GKG). Hasil produksi minimal ini kata dia karena melihat kondisi lahan tersebut yang sebagian besar merupakan lahan gambut, sehingga membutuhkan waktu beberapa tahun agar dapat menjadi sawah yang potensial. Selama ini Musi Rawas di kenal sebagai salah satu daerah penghasil beras di Sumsel, selain Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Musi Banyu Asin, dimana hingga Oktober 2010 hasil produksi padi daerah itu mencapai 162.297 ton GKG atau 60 persen dari target tahun ini sebanyak 266.157 ton GKG. (*)