Skmnuansanews.wordpress.com-Lubuklinggau, Universitas Musi Rawas (Unmura), Sumatera Selatan tahun ajaran 2010 melakukan masa Orientasi pengenalan kampus (Ospek) 700 mahasiswa baru dari 4 fakukltas yang mereka miliki.“ 700 mahasiswa yang sedang melakukan masa orientasi ini merupakan mahasiswa baru yang telah melakukan registrasi ulang,” kata Ferdinan Wahyudi, Dosen senior sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini (20/09).

Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya peminat untuk masuk Universitas pertama di Kabupaten Mura ini cukup signifikan, dengan 810 orang yang terdata mendaftarkan diri untuk menjadi mahasiswa mereka.

Unmura memiliki 5 fakultas diantarnya fakultas FKIP masih dalam proses administrasi, dan 4 fakultas lain yang telah resmi yaitu fakultas Pertanian, Teknik, Sospol, dan Ekonomi.

Sedangkan 700 mahasiswa baru tersebut mengambil jurusan Fisip 190 orang, Pertanian 180 orang, ekonomi 150 orang dan teknik hanya 68 orang.

Dengan komposisi civitas akademik berkisar 64 orang diantaranya, 36 Dosen tetap, yang berstatus S1 berjumlah 16 orang, S2 20 orang sedangkan untuk S3 diprogramkan tahun depan Unmura telah memiliki dosen dari pendidikan S3.

Ospek yang dimulai hari ini(20/09) dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Sulaiman Kohar. Acara ini dilaksanakan selama 4 hari dan akan berakhir pada tanggal 23 September 2010 mendatang. Dengan agenda kegiatan hari pertama Out Bond, hari kedua Orientasi Universitas, Hari ketiga Orientasi Fakultas dan hari keempat prodi.

Sebelumnya sejumlah mahasiswa sempat berdemo menyegel kantor rektorat Unmura guna mempertanyakan dana Out Bond dalam kegiatan ini yang dianggap mereka tak logis dan Rerktorat cenderung tak tranparans dalam penggunaan setiap anggaran yang didapat dari pembayaran SPP dan bantuan dari pemerintahan daerah.

Mahasiswa juga mengkrtisi honor para pelatih out bond yang digunakan oleh panitia Ospek yang mencapai 500 juta dalam satu hari kegiatan saja.

Sedangkan beberapa dosen serta tata usaha rektorat Unmura saat ditanyakan perihal tuntutan mahasiswa ini mengatakan bahwa permasalahanya telah selesai, dan mahasiswa senior semester II telah menerima hal tersebut dan tidak ada lagi masalah termasuk kegiatan hari ini.

Hal tersebut benar saja, sebab beberapa tokoh mahasiswa yang getol pada demo penyegelan rektorat beberapa waktu lalu, justru ikut larut menjadi panitia acara ospek ini dan berbaur dengan beberapa dosen yang mereka gugat, terutama ketua panitia pelaksana kegiatan ini, Ferdinan Wahyudi yang mereka pertanyakan jejang karir akademiknya hingga dapat menjadi dosen dan duduk sebagai salah satu pemegang kebijakan di Unmura. (*)