SKMNuansanews.co.cc-Lubuklinggau (06/08),Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (DTPPK) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan direncanakan akan mendapat bantuan dari pemerintahan pusat untuk rehabilitasi hutan dan lingkungan melalui Kebun Bibit Rakyat (KBR).
Hal ini disampaikan oleh kepala Dinas DTPPK melalui, sekretarisnya Nahwa, menurutnya program KBR ini dianggarakan di APBN Perubahan, dan pemerintahan kota Lubuklinggau hanya mendapatkan 1 unit program KBR yang berarti hanya mendapatkan 200 ribu batang bibit.

“Ini merupakan program Menteri kehutanan one man one tree, dan bantuan program KBR ini merupakan bibit dari kayu tembresi dengan jumlah 200 ribu batang, ” Katanya.

Kayu Tembresi dipilih oleh Kementerian Kehutanan, dikarenakan jenis tumbuhan ini lebih banyak menyerap karbondioksida (CO2) ketimbang bibit tanaman lain. Dan tanaman ini memang cocok untuk Kota Lubuklinggau yang memiliki ambang emisi yang terus meningkat setiap tahunnya.

” Kenapa Jenis tanaman Tembresi ini lebih baik ketimbang tanaman lain, selain mudah ditanam, mudah merawatnya serta dapat menyerap CO2 cukup besar, apalagi untuk tanaman disekitar trotoar jalan poros dan sekitar pabrik yang banyak menghasilkan co2 hasil pembakaran kendaraan dan pabrik, ” ungkapnya.

Sasaran dari program ini adalah penghijauan lingkungan dengan berkerjasama dengan beberapa pihak seperti organsiasi kepemudaan dan instansi lain untuk mendistribusikan bantuan program KBR ini. (*)